🦎 Begini cara hewan mendengar
Bagaimana bunglon mendengar?
Chamaeleo calyptratus
Tanpa gendang telinga: pendengaran lemah dan terbatas pada nada rendah.
Singkatnya
Bunglon mendengar dari sekitar 100 Hz sampai 1.5 kHz, dan paling baik menangkap di dekat 350 Hz. Dengan Animal Ears kamu bisa mengambil suaramu sendiri dan mendengarnya persis seperti yang dia dengar.
Bunglon tak punya gendang telinga maupun telinga luar, jadi pendengarannya lemah dan bertahan di nada rendah, antara 100 dan 1.500 Hz. Lagipula ia tak terlalu membutuhkannya: hidupnya ditentukan oleh mata, yang bisa berputar sendiri-sendiri dan menyapu hampir 360 derajat tanpa menggerakkan kepala. Peringatan jujur: belum ada yang mengukur pendengaran bunglon secara penuh, jadi kurva ini adalah pendekatan berdasarkan kadal lain.
Hertz (Hz)
Suara apa saja yang dia dengar
Hertz menghitung berapa kali sebuah suara bergetar dalam satu detik. Sedikit getaran = rendah (gemuruh guntur, sekitar 30 Hz). Banyak getaran = tinggi (bunyi bip microwave, sekitar 3.000 Hz). Dan “1 kHz” hanyalah cara singkat menyebut 1.000 Hz. Kamu sendiri mendengar kira-kira dari 20 Hz sampai 20.000 Hz.
Suara rendah menggemuruh (bayangkan guntur); suara tinggi memekik (bayangkan nyamuk). Ketiga angka ini menunjukkan sampai serendah apa hewan ini bisa turun, setinggi apa dia bisa naik, dan nada mana yang paling jelas dia dengar.
| Suara terendah | 100 Hz |
|---|---|
| Suara tertinggi | 1.5 kHz |
| Paling jelas terdengar | 350 Hz |
| Yang kamu dengar | 20 Hz – 20 kHz |
Telingamu vs telinga Bunglon
Sebaliknya, dia kehilangan nada tinggi yang kamu dengar: di atas sekitar 1.5 kHz, baginya sudah tidak ada apa-apa lagi.
Audiogram
| Hertz (Hz) | Ambang pendengaran |
|---|---|
| 100 Hz | 70 dB |
| 200 Hz | 62 dB |
| 300 Hz | 58 dB |
| 400 Hz | 58 dB |
| 500 Hz | 61 dB |
| 700 Hz | 67 dB |
| 900 Hz | 75 dB |
| 1.2 kHz | 86 dB |
| 1.5 kHz | 96 dB |
RANGE-DERIVED: no published chameleon audiogram; chameleons lack a tympanic ear, so this synthesised low-frequency, low-sensitivity curve (dB re 20 µPa) is bounded by general lizard hearing — treat as approximate.
Apakah Bunglon mendengar hal-hal yang tidak bisa kamu dengar?
Bunglon menangkap semuanya dari 100 Hz (yang paling rendah) sampai 1.5 kHz (yang paling tinggi), dan paling jelas mendengar di sekitar 350 Hz.
Sebaliknya, dia kehilangan nada tinggi yang kamu dengar: di atas sekitar 1.5 kHz, baginya sudah tidak ada apa-apa lagi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Suara apa saja yang bisa didengar Bunglon?
Bunglon menangkap semuanya dari 100 Hz (yang paling rendah) sampai 1.5 kHz (yang paling tinggi), dan paling jelas mendengar di sekitar 350 Hz.
Apakah Bunglon mendengar hal-hal yang tidak bisa kamu dengar?
Sebaliknya, dia kehilangan nada tinggi yang kamu dengar: di atas sekitar 1.5 kHz, baginya sudah tidak ada apa-apa lagi.
Bagaimana Animal Ears membuat suara terdengar seperti yang didengar Bunglon?
Para ilmuwan sudah mengukur, nada demi nada, pada volume paling pelan berapa Bunglon mulai mendengar setiap suara. Kami mengambil kurva itu dan menerapkannya pada rekamanmu seperti equalizer raksasa: nada yang didengar hewan itu dengan sangat baik kami naikkan, dan nada yang baginya tidak ada sama sekali kami turunkan atau hilangkan. Hasilnya mendekati apa yang akan dia rasakan... tapi tetap masuk lewat telingamu.
Hertz (Hz)
Hertz menghitung berapa kali sebuah suara bergetar dalam satu detik. Sedikit getaran = rendah (gemuruh guntur, sekitar 30 Hz). Banyak getaran = tinggi (bunyi bip microwave, sekitar 3.000 Hz). Dan “1 kHz” hanyalah cara singkat menyebut 1.000 Hz. Kamu sendiri mendengar kira-kira dari 20 Hz sampai 20.000 Hz.
Dari mana angka-angka ini berasal
- Wever, E.G. (1978). The Reptile Ear. Princeton University Press (chameleons lack a tympanum).
- Manley, G.A. (2002). Evolution of the hearing organ of lizards. J. Neurobiol., 53, 202–211. doi:10.1002/neu.10115
Animal Ears
Unduh Animal Ears
Unggah suaramu sendiri dan dengarkan persis seperti yang akan didengar seekor hewan.